Menu Close

‘dua Warga Khusus’ Dki Positif Covid

Karena itu, belum diketahui sejauh ini dari mana asalnya Hari dan Tino terpapar. Dalam unggahannya, Anies melampirkan sembilan foto yang memperlihatkan saat ia mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan. Dalam unggahannya juga disertai hasil uji actual time RT-PCR terhadap virus Covid-19 dari harimau Tino dan Hari.

Gubernur menjenguk harimau yang sakit

Kemarin, sesudah berkeliling ke enam lokasi vaksinasi di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyempatkan diri mampir ke Ragunan untuk menengok pasien Covid-19 yang cukup unik ini. Anies mengatakan, kemarin, dia sesudah berkeliling ke enam lokasi vaksinasi di Jakarta, menyempatkan diri mampir ke Ragunan untuk menengok pasien Covid yang cukup unik ini. “Walau Hari dan Tino sempat positif Covid-19, tapi jerapah selalu menjaga jarak dari harimau, tidak pernah membuat kerumunan,” Situs Bola Online tulis dia di akun @aniesbaswedan, Minggu malam, 1 Agustus 2021. CDC yang berperan sebagai badan pengendalian penyakit dari Departemen Kesehatan AS menyebutkan dalam penelitian-penelitian yang telah dilakukan dibuktikan bahwa hewan terpapar virus SARS-CoV-2 karena berkontak erat dengan manusia yang positif COVID-19. Di dunia, kasus hewan yang terpapar sudah umum terjadi sejak pandemi COVID-19 melanda dunia khususnya untuk hewan-hewan peliharaan seperti kucing dan anjing.

Padahal, sesuai dengan prosedur pasien yang dinyatakan positif Covid-19 harus menjalani karantina atau isolasi. Sumatera bernama Tino yang berusia 9 tahun mengalami sakit dengan gejala klinis sesak nafas, bersin, keluar lendir dari hidung, dan penurunan nafsu makan. Suzi mengatakan, sejak mengidap sejumlah gejala dan kondisi kesehatan yang menurun, kedua satwa itu segera diberikan pengobatan, di antaranya pemberian antibiotik, antihistamin, antiradang, dan multivitamin setiap hari.

Kendati demikian, kedua harimau itu harus tetap melakukan isoman dan dirawat serta dimonitor dengan ketat oleh para dokter hewan terbaik di Ragunan. “Melihat itu, pihak TMR bertindak cepat, memanggil petugas swab paling berani di dunia untuk mengambil sampel swab Hati dan Tino. Ternyata hasil tes PCR menunjukkan Hari dan Tino positif Covid-19,” papar Anies. Anies menjelaskan Hari dan Tino tidak menjalani isoman seperti layaknya manusia di pusat isolasi mandiri terpusat. Keduanya menjalani isoman, dirawat dan dimonitor dengan ketat oleh para dokter hewan terbaik di Ragunan. Disinyalir sebelum hasil tes swab keluar, pihak Ragunan langsung berupaya mengobati kedua harimau dengan pemberian antibiotik, antihistamin, antiradang, dan multivitamin setiap hari.

Dalam sekali makan, harimau dapat menghabiskan hingga 18 kilogram daging. Jadi, dalam satu pekan harimau membutuhkan satu ekor mangsa besar seperti rusa atau babi hutan. Jika dikalkulasikan, dalam satu tahun harimau sumatra membutuhkan sekitar 50 ekor mangsa.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menjenguk dua harimau Sumatera penghuni Taman Margasatwa Ragunan terinfeksi covid-19. Hal ini diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang meninjau langsung ke TM Ragunan, Minggu (1/8). Beruntungnya, Tino dan Hari saat ini sudah tidak lagi terpapar virus SARS-CoV-2 tersebut, dan dinyatakan sembuh meski masih terus dipantau di bawah Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan Minggu siang, menyempatkan menjenguk dua harimau ini. TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menjenguk dua harimau Sumatera penghuni Taman Margasatwa Ragunan terinfeksi covid-19. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjenguk harimau Sumatera penghuni Taman Margasatwa Ragunan terinfeksi covid-19.