Menu Close

Four Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Berjemur Di Bawah Sinar Matahari

PLN menggandeng RS Bhayangkara Semarang melaksanakan 1.000 vaksin untuk pegawai dan tenaga alih daya di lingkungan unit induk PLN dan anak perusahaan di wilayah Jawa Tengah dan Agen PAY4D DIY. “Pertama penyekatan untuk dibuka, untuk siang dibuka dan malam mungkin bisa ditutup kembali. Kedua menghidupkan kembali LPJU, dari habis magrib dihidupkan sampai jam 10 .

Ada yang menyebut di atas pukul 10.00 WIB, ada pula yang menganjurkan berjemur lebih pagi. Posisi ketinggian matahari terbilang rendah pada pagi hari dan sore hari. Intensitas radiasi yang sampai ke permukaan bumi juga lebih rendah. Intensitas radiasi paling tinggi adalah saat matahari berada di titik puncaknya, yaitu tengah hari. Tingkat intensitas radiasa UV diukur dengan indeks UV yang dimulai dari zero, 1, 2, dan seterusnya.

Berjemur matahari paling baik jam 10 pagi - 2 siang

Jika 3-4 hari gejala belum meredah baru konsultasi ke dokter terdekat, bisa langsung, melalui telpon atau WA. Jika 2 hari setelah ditangani dokter, gejala flue like syndrome belum meredah kembali konsultasi ke dokter. Jika ada yang bersin, ada yang batuk dirumah dan dropletnya kena meja makan atau tempat lainnya cukup segera dibersihkan pakai sabun maka virus covid-19 langsung mati. Saya ini kan asli pelosok kampung Mojokerto Jawa Timur, tidak harus makan daging atau cumi-cumi yang mahal. Cukup yang bergizi, sayur mayur, tahu tempe, ikan-ikanan semisal asin, ikan kelotok, kalau ada makan telor ayam. Minum air putih yang cukup diusahakan hangat atau setengah panas.

Ketika ultraviolet B masuk ke tubuh, sinar matahari membawa provitamin B3. “Bersama dengan kolesterol di bawah kulit manusia, B3 akan membentuk D3. “Vitamin inilah yang menjadi sumber kekebalan tubuh manusia,” ucapnya. Seperti dilansir dari laman Tuck, sinar matahari pagi memperkuat ritme sirkadian alami. Sistem sirkadian mendikte banyak proses biologi, termasuk nafsu makan, tingkat energi, produksi hormon, dan suhu tubuh.

Nah Geng Sehat, berjemur matahari terbukti dapat meningkatkan sistem imun, namun perlu diperhatikan beberapa hal seperti frekuensi dan durasi. Berjemur matahari tidak perlu dilakukan setiap hari dan durasi waktu yang lama untuk mencapai kecukupan tubuh akan vitamin D. Lindungi mata kamu agar tidak langsung terpapar langsung sinar matahari. Vitamin D dibutuhkan oleh anak anak hingga orang dewasa untuk menjaga kesehatan tulang. Bukan itu saja, tercukupinya kebutuhan vitamin D juga membantu mengurangi risiko sejumlah penyakit. Misalnya kanker, diabetes, depresi, multiple sclerosis dan beberapa penyakit autoimun, hingga mencegah preeklamsia pada ibu hamil.

Bila mempunyai pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi dokter spesialis kulit atau ahli dermatologi untuk mendapatkan solusi yang tepat. Cara terbaik melindungi mata dari bahaya sinar UV yaitu memakai kacamata hitam. Cobalah untuk memilih kacamata hitam yang menawarkan perlindungan UV one hundred pc. Selain itu, dr Andhika juga mengingatkan bahwa berjemur bukan satu-satunya cara mendapatkan asupan vitamin D. Asupan nutrisi yang baik juga dibutuhkan agar kebutuhan vitamin D terpenuhi.