Menu Close

Wajib Banget Perhatiin 5 Tips Ini Saat Mau Berjemur!

Oleh sebab itu, jika lansia ingin berjemur, pastikan bahwa hari masih pagi. Selain itu, tidak perlu menghabiskan waktu terlalu lama untuk berjemur. Tak lupa oleskan tabir surya agar kesehatan kulit lansia tetap terjaga selama berjemur matahari. Seperti Bunda ketahui, mencuci tangan merupakan salah satu tindakan pencegahan Agen Bola Online penularan virus Corona yang terus digalakkan. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setidaknya selama 20 detik adalah cara terbaik untuk membunuh kuman. Hasil penelitian tersebut ditemukan partisipan yang tidur kurang dari lima jam lebih mungkin terkena flu daripada mereka yang rutin tidur tujuh jam setiap malam.

Akan tetapi, Anda perlu mengetahui waktu berjemur yang baik jam berapa dan tips melakukannya dengan aman sehingga manfaat berjemur di bawah sinar matahari didapatkan secara optimal. Berjemur di bawah matahari dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah infeksi, termasuk COVID-19, meskipun tidak dapat langsung membunuh virus Corona. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari berjemur pagi, Anda perlu mengoptimalkan paparan sinar matahari ke tubuh. Berikut penjelasan bagaimana sinar matahari dapat memperkuat imun tubuh, waktu terbaik berjemur, dan paparan yang pas.

Berjemur disarankan dilakukan selama 15 menit, dengan paparan sinar matahari yang langsung mengenai kulit. Diketahui sinar matahari memang tidak bisa langsung mematikan virus, bakteri, atau jamur. Meski demikian, sinar matahari terbukti baik untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh sehingga mampu menangkal serangan virus apapun.

Zat besi merupakan bahan utama dalam proses pembuatan hemoglobin, yang memiliki peran mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Oksigen yang terdistribusi dengan baik akan membantu kinerja sistem kekebalan tubuh. Vitamin yang disimpan dalam sel lemak dan hati ini dapat bertahan lama. Kelebihan vitamin ini bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan, sehingga sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum mengkonsumsi vitamin jenis ini dalam jangka panjang.

Manfaat berjemur sinar matahari pagi selanjutnya dapat bantu tingkatkan kualitas tidur. Hal tersebut dikarenakan pada saat sinar matahari mengenai mata, sebuah pesan dikirim ke kelenjar pineal di otak dan produksi melatonin ditutup sampai matahari terbenam lagi. Tidak hanya itu, vitamin D3 juga ternyata memiliki peran penting untuk kepadatan tulang. Vitamin D3 adalah vitamin yang larut dalam lemak yang terbentuk selama proses pembuatan vitamin D ketika sinar matahari mengenai kulit. Jika Anda memiliki kandungan vitamin D3 yang lebih tinggi di dalam darah maka akan kecil kemungkinan Anda akan menderita patah tulang. Manfaat berjemur sinar matahari pagi pertama dapat menurunkan tekanan darah.

Berjemur matahari efektif meningkatkan imunitas tubuh

Meski sinar matahari tidak dapat membunuh virus Corona, tetapi aktivitas berjemur memiliki manfaat yang tidak sedikit bagi kesehatan. Selain meningkatkan kekuatan tulang dan otot serta daya tahan tubuh, berjemur juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan psychological dan membuat tidur menjadi lebih lelap. Semenjak pandemi berlangsung, berjemur di pagi hari menjadi kegiatan yang wajib dilakukan. Tidak hanya untuk mendapatkan manfaat vitamin D dari sinar Ultraviolet yang meningkatkan daya tahan tubuh, berjemur juga bisa menjadi kegiatan selingan agar tidak bosan saat selalu beraktivitas di dalam ruangan. Sebagai pusat kebutuhan furnishings dan gaya hidup terlengkap, INFORMA menghadirkan berbagai inspirasi produk untuk menunjang aktivitas berjemur agar semakin aman, nyaman, dan tidak membosankan.

Sistem ketahanan tubuh membuat sel dan antibodi yang dapat menghancurkan zat-zat berbahaya tersebut. Meski begitu, aspek lain dari efek sinar matahari mungkin juga memainkan peran penting dalam menentukan apakah virus dapat dengan mudah menginfeksi manusia. Sebab sinar matahari dapat mempromosikan sintesis vitamin D, nutrisi yang dapat memperkuat sistem kekebalan dan menurunkan risiko penyakit tertentu. “Vitamin D ini punya efek imunomodulator yang bisa memperbaiki sistem imun tubuh,” ujarnya. Lebih jauh, dr. Henry mengatakan masyarakat bebas untuk menentukan sendiri berapa jumlah vitamin D yang mereka inginkan saat berjemur.

Virus korona (2019-nCOV) tidak dapat mati oleh paparan sinar matahari. Paparan sinar matahari akan memicu reaksi fotosintesis pada kulit untuk pembentukan vitamin D dalam tubuh. Fungsi vitamin D adalah menjaga kadar kalsium dan kadar fosfor dalam tubuh tetap dalam kisaran fisiologis regular untuk mendukung sebagian besar fungsi metabolisme, transmisi neuro-muskuler dan mineralisasi tulang. Lebih lanjut, dr. Budi Setiabudiawan juga menyatakan bahwa vitamin D dapat meningkatkan sistem kekebalan sehingga tubuh akan terlindung dari bakteri dan virus.